Sabtu, 17 April 2021

Aku Rinduu...


 

Terpekur di malam sunyi...

Ku pandangi dua wajah istimewa 

Yang selalu terpatri dalam hatiku


Sesak...getar hati..membuatku lidahku kelu

Ahh...2017 kepergian Bapak

2019 kepergian Ibu....

Menjadi hari yang akan selalu menghantuiku

Hari ituuu..hari yang hanya kudapati pusara bisu

Bukan...bukan pelukan hangat yang ku dapatkan

Dingin..basah tanah pekuburan


Ahh bukan hanya jarak yang membentang

Ini tentang takdir ...

Yang ku terima 

Tapi...aku merasa rindu

Setiap saat wajah Bapak Ibuku hadir

Menjadi kidung sunyi 

Tanpa bisa ku raih kembali...


Ramadhan..

Bapak biasanya akan sibuk 

bertanya...

"Sudah berbuka nduk?"

"Ayo Sahuur..."

"Pulang tanggal berapa??"


Allah....

Bolehkah kami titipkan salam rindu ini

Teriring semilir angin yang bertasbih 

Dalam doa ....


Akhirnya...

Seberapa keras aku mencoba

Seperti baik-baik saja..

Pada nyatanya aku sungguh rindu

dan berduka....


Siak, 5 Ramadhan
Sudut kamar sunyiku



Senin, 05 April 2021

A Moment Break on "Amazing Holiday" part -1

...
A moment Break

Part -1

*Sederhana,  bermakna,  loving,  caring
Silahturahmi is amazing*


Agenda liburan.. Penuh makna,  kebersamaan dan cinta... Ini tema yg kami usung dlm keluarga kecil kami... Hihi seriuss yaa..

First agenda

Mensukseskan keg Qur'anic Camp Sahabat Qur'an dan mengantar mb rahma mondok quran di ponpes al hidayah.



Mission complete.. Alhamdulillah.
Sesuai temanya... Kami ingin mb rahma mnjd anak yg 'well society', baik dlm interaksi,  survival dlm menghadapi tantangan pergaulan,  mencintai amal sholeh dn kbrsamaan dg al Qur'an...


Bgm kisahnya di camp di SQ?? Walau hafalan hny nambah bbrp baris kami tetap bersyukur mb rahma bersedia ikut camp. Wlau kt ustazah mb rahma kurang fokus,  sibuk mengurus adik2 kecil yg ikut camp, sisi lain 'kehidupan camp' anak2 membaur dn mbwa dirinya sendiri tanpa campur tangan ortu.  Mjd kakak ceritanya.... He he.. Mandirinya dilatih nambah tanggung jawabnya...

Camp berlanjut d pondok alhidayah dayun...smpt wajahnya gamang saat dtinggal,  krn sdh komitmen mb rahma berusaha tabah pisah ayah bunda.  Sbg bunda ini latihan bt kami melepaskan ananda dpondok.  Bgini rasanya.. Nano2 hati ini... Dr ustazahnya cerita,  target hafalannya ga terlalu bnyk nambah krn si mbak sibuuk ijin keluar dll.  Hmm... Saking setia kawan.. Ditemaninya adik2nya yg ijin kemana mana he he. 

Melihat mutabaahnya,  sy tdk berharap banyak mb rahma mendapat piala dr lomba dn kegiatan.  Sifatnya yg pemalu kdg membuat potensinya krg keluar.  Tp Suprise..saat namanya dpanggil dlm kategori lomba tahfizh juz 1..juara 1 pula.  Subhanallah... Msh dg malu2 mb rahma menerima pialanya...

Kami bersyukur.. Bkn krn piala yg didapatkannya,  tp mb rahma bs lancar sambung ayat ketika lomba.  Buat kami sdh luar biasa.  Cm dg piala tsb mmg mbawa dampak mnambah rasa percaya dirinya.. yg sgt brharga didapatkannya..

Camp Al Qur'annya mengisahkan cerita dn memory yg pst akan dkenangnya..

Stlh 6 hr mb rahma menyelesikan camp Al qur'an nya... Petualangan slnjutnya.. Kami mnyusun agenda praktis "Silahturahmi Pluss". Berkunjung krmh sahabat skalian hanging out wisata desa yg makin keren di siak...

Dayun,  Bungaraya,  Sungai apit, mempura

🛵Titik pertama dayun..

Mengunjungi bapak ibu di Afdling dan adik2, keluarga yg kami dptkn d rantau.. Ibu sgt exited dn blg bhw beliau merindukan kami.. Duh mencelus hati memeluk tubuhnya yg sdh bbr tahun diuji oleh dg sakit.

 Kamipun memasak bersama adik2 d dapur,  kebiasaan yg buat haru kalau kami datang "koleksi" ayam dkandang pasti berkurang unt diolah mjd makanan spesial unt kami...

Ahh betapa berharganya hubungan persaudaraan ini... Jazzakillah adekku Bundane MayangIyas...

Belum slsai episode dayun.. Kami explore desa sialang sakti,  dmana eyang ir buliknya almarhum bapak tinggal. Yg slm ini blm kami ketahui keberadaaanya... Alhamdulillah dg perjuangan dn navigasi dr kenalan kenalan ketemulah dg eyang.. Dsambut pelukan erat.. Dn lagi2 eyang ikut bilang.. Mau nangkap ayam untuk menyajikan menu spesial bt kami..

Wah... Subhanallah.  Begitu berharganya sebuah pertemuan y... Saya sungguh takjub.  Kebahagiaan dlm ksdrhanaan kunjungan kt mndapat apresiasi yg melebihi usaha kt..


Mungkin Ini "Perasaanku Saja"!

 Ahh....kembali kata-kata apatisnya keluar, lebih sibuk dengan dunianya dan hp di tangannya. Ahh mungkinkah berbicara denganku tak semenarik dulu?? kalau diajak diskusi dan dimintai pendapat tidak fokus dan menganggap angin lalu...jleb kadang sakitnya disini...😐

Mungkin ini perasaanku saja....

Menikah adalah tarbiyah panjang, ibadah yang membutuhkan spirit dan kelapangan hati tingkat super tinggi. Kalau kata Pak Cah, 'tinggikan plafond cintamu' jika ekspetasimu jg tinggi..hai hai...tahu aja pak cah ini....

Jelang 17 tahun pernikahan kami....banyak hal telah terlewati, banyak kisah kasih dan rasa yang teruji. Kadang suka, duka, luka silih berganti...

Aku hanya perlu bersyukur dan menata fikiranku agar tidak berlompatan membuat persepsi sendiri..yang ujung-ujungnya nanti aku baperrrr 😖

Aku hanya perlu melapangkan hati untuk makin menerima semua riak-riak perjalanan pernikahan ini. 

Aku hanya perlu menata hidupku, ibadahku pada Rabbku...menjadi sahabat putri kecilku..dan beramal semampuku....


Ahhhh perlukah sekarang bertanya cinta?? jika tiap membuka mata, dia sll ada di sampingku..
Ketika cucian tanpa ku kerjakan, sudah diatasinya...
betapa banyak kebaikan demi kebaikan sudah dilakukannya untukku walau tanpa ungkapan romantis atau status receh yang bisa melambungkanku..ho ho..😉


Ku hanya perlu menghadirkan 'rasa' yang terus membuncah di hatiku. Agar aku bisa jatuh hati selalu padanya...

Jadi...biarlah kalau riak-riak harian menjadi bumbu pernikahanku...anggap aja..jantungku harus dilatih...aiihhh


Pojok Kamarku di Siak
5 April 2021

Sttt perlukah ku tag..suamikuu...💗😜











 



Rabu, 17 Maret 2021

Menguak Rasa

 Aku terpekur dalam sajadah sunyiku. Sesak yang terasa berangsur-angsur menguar. Tubuh yang terus bergerak, hati yang terpadu dan jiwa yang berada dalam genggamanNya ternyata tak cukup untukku membaktikan diri ini. 

Sekian kalinya problematika tentang urusan 'rasa' menjadi ujianku....

Aku tergugu....Bagaimana Allah, kupertanggungjawabkan amal sholehku yang ternyata masih banyak ketimpangan dan kekurangan yang kadang ku tak sadari. 

Ahhh...aku terhenyak, teringat tulisan dari ust salim A Fillah...

“Karena saat ikatan kita melemah, saat keakraban kita merapuh, saat salam terasa menyakitkan, saat kebersamaan serasa siksaan, saat pemberian bagai bara api, saat kebaikan justru melukai. Aku tahu, yang rombeng bukan ukhuwah kita hanya iman-iman kita yang sedang sakit, atau mengkerdil mungkin dua-duanya, mungkin kau saja tentu terlebih sering, imankulah yang compang camping.“( Sallim A. Fillah )

Yah.....sepertinya, imanku yang compang camping.....ku telisik lebih jauh makna kata dan diksiku, ah yaa mungkin lebih banyak yang tak ku sadari....Ya Rabb ampunilah aku.....

Saudarikuu A mendatangiku dengan beruarai air mata, tentang ujian hidupnya yang membuatnya terperosok pada kemaksiatan dan benda haram....tangisannya pecah, tubuhnya bergetar saat mengatakan dirinya tidak tenang dan gelisah....Ku pegang tangannya menguatkannya untuk kembali ke jalan Fitrah yang mulia dengan memerangi hambatan pada dirinya sendiri untuk meninggalkan keburukan itu....
Kami saling bercerita, mengurai rasa Ilahiyah yang makin menguat.....untuk menguatkannya taubatan nasuha....dan menguatkan dirinya kembali ke lingkaran cinta....

Hari berikutnya...Saudariku B mendatangiku, dengan fisiknya yang lemah karena demam...bahwa saudariku ingin berhenti mengkaji ilmu agama bersama teman-temannya dan aku. Kali ini aku yang tergugu pilu...dimanakah letak kekurangan kami ya Rabbana.... apakah kebersamaan ini terasa menyakitkan untuknya selama ini????

Masih hari yang sama...aku bertemu saudariku C...sudah hampir 4 bulan tak bersama dalam lingkaran cinta, karena kesibukannya....ku putuskan segera menjumpainya, karena hati kecilku merasa ketidak hadirannya bukan hanya karena kesibukannya.

Rasaku benar....salah satu penyebab dirinya tidak hadir lama karena kesedihannya dengan beberapa penyampaiannku yang membuatnya tidak berkenan. Ahh...aku kembali tergugu....aku merasa satu persatu ujian 'rasa' yang hadir itu menuntutku....tidak semua penyebab permasalahan karena orang lain..tetapi terkadang karena kita sendiri...ku ucapkan terimakasih pada saudari C yang telah bersedia terbuka padaku, sehingga ku tahu khilafkan dan meng'clear'kan kesalah pahaman selama ini....

Teringat saudariku D yang menjauh dariku dan lingkaran cintanya tanpa memberikan alasan apapun....ku merasa ada sesuatu yang membuatnya juga tak berkenan, tapi tak mampu menyanmpaikannya padaku....

Beberapa permasalahan ini membuatka ‘lelah’ entah kenapa aku menjadi lesu, lemas. Ahh aku tidak ingin larut dan terpuruk, aku kembali hadir di lingkaran cintaku sore itu. Membedah sirah yang mulia, membuatku berangsur-angsur memiliki tenaga kembali. Mendengarkan saudariku satu persatu membahas tantangan dakwah Rasulullah dan tekanan yang dialaminya baik fisik, hati dan fikiran ...Ku hadirkan ‘rasa’ku dalam masa itu. Hijrah ke thoif...dengan harapan membucah, namun harus rela dengan hinaan, cacian dan luka. Ahh...tantangan dakwahku belum seberapa...

Lingkaran sore itu...menjadi obat semua gundah dan kesedihanku, dakwah sirriyah rasulullah, dakwah jahriyahnya dan pemboikotan yang dialami kaum muslimin menari-nari dipelupuk mataku. Ingin rasanya berlari ke lorong waktu.....

Tapi kakiku tegak disini, bersama dakwah ini...walauu kadang aku harus terus belajar menjaga ‘rasa’ pada saudari-saudariku....ku kira cintaku saja cukup untuk mereka...tanpa ku sadari kalau cinta terkadang bisa melukai...kembali ku tergugu...ketika Isra rasulullah melihat banyak penghuni neraka adalah wanita...

Masya Allah, tarbiyah yang Allah berikan padaku sarat dengan pelajaran ‘rasa’. Teringat suamiku selalu mengatakan dengan 3 hal dalam menghadapi ujian maupun rasa ‘sakit’, nasehat yang ku dengar saat beliau menguatkan pasien-pasiennya...

1.    Ikhlaskan

      Ah ya....aku harus belajar mengikhlaskan, tidak selamanya kebersamaan akan baik-baik saja.  Dan belajar juga untuk merelakan..krn kebersamaan kt jg tidak ada yang abadi di dunia ini...

     

2.    Istighfar

Untuk melebur semua dosa yang sengaja atau tidak ku lakukan, dalam lisan maupun tindakan..masya allah baru ku sadari kenapa rasulullah tetap beristigfar 100 sehari, karena ‘rasa’ mungkin menjadi salah satu penyebab yang tidak terlihat tapi akan memberikan dampak

3.    Ibadah

Makin ku tingkatkan ibadahku...tilawahku...puasaku...dan aku berusaha untuk terus bersabar dalam jalan dakwah ini, memohon kekuatan dan hidayah Allah .

Daan ingatanku kembali pda saudariku E...F...G....dan lainnya yang tidak bersama lingkaran cintanya karena kesibukannya dalam mengurus keluarga, juga faktor lainnya yang tak kumengerti..tiba-tiba aku rindu untuk merengkuh mereka dalam pelukan hangatku. Merasakan rasa yang membuncah karena kecintaanku pada Rasulullah, untuk terus meneruskan risalahnya dalam cinta dan rasa yang terus menguat....

Dari Rasulullah SAW yang bersabda dalam satu doanya:

“Ya Allah, berilah aku rezeki cinta-Mu dan cinta orang yang bermanfaat buat ku cintanya di sisi-Mu. Ya Allah segala yang Engkau rezekikan untukku di antara yang aku cintai, jadikanlah itu sebagai kekuatanku untuk mendapatkan yang Engkau cintai. Ya Allah, apa yang Engkau singkirkan diantara sesuatu yang aku cintai, jadikan itu kebebasan untukku dalam segala hal yang Engkau cintai.” - Hadits riwayat At-Tirmidzi

 

Tetapkan jiwa kami untuk istiqomah dalam jalan ini, kuatkan raga kami untuk memikul amanah dakwah yang mulia. Sabarkan kami sebagaimana kaum terdahulu yang mulia. Lembutkan hati kami untuk memahami dan menjaga ‘rasa’ sebagaimana Rasulullah yang memiliki kelembutan dalam sikap, kata dan akhlaknya....

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (An-Nahl: 97).

 

Isy Karimun au mut Syahidan

Siak, 18 Maret 2021










Kamis, 18 Juni 2020

Surat untuk Ibuku

18 Juni 2019 - 18 Juni 2020




Ibuuu....
Apa kabar ?? sendu menyeruak di relung hatiku...kesedihan yang tak bisa digambarkan...
Ibu...

Satu tahun kepergianmu, pergi tanpa bisa ku panggil dan ku jumpai...
Menyusul bapak, mbak ririn, simbah dan keluarga kita yang lain. Dirikupun akan menyusul...

ahh...hatikuu, tak bisa beralih tanpa memikirkanmu. Kerinduan yang teramat sangat...
ku ambil mushafku, dalam sajadah sunyi ku tergugu...ku teringat seorang sahabat berkata..

"Kalau kau sedih...jadikan kesedihanmu bermanfaat dan bernilai ibadah..."

oh ibu...tentu aku tidak akan meratapi kepergianmu, sajadah ditengah kesunyian menjadi jalanku berdialog dengan rabbku..memohon ampun atas semua kelalaian dan kekhilafanku yang masih belum tuntas merawat dan berbakti padamu....

apakah sedekah...apakah tilawahku..apakah doa-doaku...amal2ku yang tak seberapa ini telah menembus pintu langit menjadi aliran pahala untukmu ibu...??? walau ku tak dapat jawabnya...ku yakin semua tidak ada yang sia-sia....

namun ibu...
aku sungguh rindu....
ingin memeluk dan menggenggam tanganmu
bersamamu
merawatmu...seperti dulu...

**************************

Doa untuk ibu😭

Sri Mardiyati Binti Juremi

Allahummaghfirlahaa warhamhaa wa 'aafihaa wa'fu 'anhaa, wa akrim nuzuulahaa wawassi' mad kholahaa ,waghsilhaa bil maai wats salji wal barodi, wa naqqihaa, minadz dzunubi wal khothooyaa kamaa naqqoits tsaubal abyadhu minad danas. Wabdilha daarool khoiron min daarihaa wa ahlan khoiron min ahlihaa wa zaujan khoiron min zaujihaa, wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min adzabil qobrii au min 'adzaa binnaar

"Ya Allah, ampuni dan rahmatilah dia. Selamatkanlah dan maafkanlah dia. Berikan kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air yang jernih lagi sejuk. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah baginya rumah yang lebih dari rumahnya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya (di dunia). Masukkanlah dia ke dalam surga, lindungilah dari azab kubur dan azab neraka.” (HR. Muslim)

💦💦💦💦💦
Ibuku...
Kami mencintaimu karena Allah

Terimakasihku unt semua kasih sayang,  didikan dan pengorbananmu..

Mohon maaf ibuku.. Kasihku beruntai dg doa,  tanpa bisa ku genggam lagi jemarimu..

Doa, amal,  sedekah atasmu smg mjd jalan baktiku ..walau tak cukup rasanya itu semua untuk membalas jasamu..


Doa untuk bapak

Mutholib bin danuri

Allahummaghfirlahu warhamhu wa 'aafihii wa'fu 'anhu, wa akrim nuzuulahu wawassi'mad kholahu ,waghsilhu bil maa'i wats salju walbaradi, wa naqqihii, minadz dzunubi wal khathaya kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minad danasi. Wa abdilhu daaroo khoiron min daarihi wa zaujan khoiron min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min adzabil qobri wa min 'adzaa binnaar.

Artinya:
“Ya Allah, ampuni dan rahmatilah dia. Selamatkanlah dan maafkanlah dia. Berikan kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air yang jernih lagi sejuk. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah baginya rumah yang lebih dari rumahnya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya (di dunia). Masukkanlah dia ke dalam surga, lindungilah dari azab kubur dan azab neraka.” (HR. Muslim)

💦💦
Bapakku...
Allah memanggilmu begitu cepat,  tanpa kami di sampingmu..

Mencintaimu krn Allah,  walau kalimat itu tak pernah sampai padamu
Tapi sll bergema dihatiku..

Ibu telah di sana bersamamu..

Mohon maaf bapakku..

Smg amal,  doa dan tilawah al quranku dan cucu2 yang sangat kau cintai menjadikan syafaat bagimu...

Ahh gurat rindu bergeteran mengguncang jiwaku..

Tapi.. Imanku.. Mengajakku mentafakuri diri dalam sajadah sunyi..
Insya allah semua akan berpulang sepertimu..

Kami bangga menjadi putra putrimu..

Walau rinduku tak dapat tempat berlabuh kini...




Siak Merindu Bapak Ibuku, 18 Juni 2020

Rabu, 18 Maret 2020

Untuk Jiwa yang Tenang : Kisah Tulang Yang Baik Hati

Tentang Tulang
Tulang anak2 kami biasa memanggilnya, sosok yg bersahaja dengan senyum tulusnya.  Penyayang pd siapa saja terutama caranya yg lembut dlm memperlakukan anak2.
Icha sangat mengidolakan tulang.. Setiap melihat tulang icha pasti berbinar. 
"Bunda.. Ada tulang.. !"

Flash back
Siak,  23/11/2019
Jam 10.00 hpku berdering,  kak rifa dengan terisak memberi kabar.. 
"abang...  dbawa k rumah sakit. Abang ga sadar.. "
Tercekat kerongkonganku.. Kelu bibirku.. Terbayang dg kepanikannya.. 
"Abang terjatuh,  skrg di ICU.... "
Deg.. 
Mendengar kata icu... . Hatiku tidak tenang. Sore hari disela kegiatan,  ku temui kakakku.. Memeluknya tanpa kata dg isakan kami. 
Tulang.. Hrs dirujuk.. Ke ICU  di Pekanbaru,  agar bs discan dn pemeriksaan lebih lanjut.. Namun krn ICU  penuh jd tulang harus menunggu.. 
Ku jumpai perawat ICU sahabatku.. Meminta keterangan dan memohon diperkenakan diputarkan murattal al qur'an... 

Ahad,  24/11/2019
Aku terlambat menjumpai tulang dn k rifa... Tulang dibawa ke Rumah Sakit dipekanbaru.. 
Aku hanya bisa berkomunikasi lwt Hp dengan kak rifa.. Unt slg menguatkan...dan berusaha untuk kesembuhan tulang.. 

Senin,  25/11/2019
K Rifa mengabarkn kl tulang sdh di scan.. Ada penyumbatan dipembuluh darah di otak penyebab beliau tdk sadar.. 
Rabb...ya syifa sembuhkan tulang....
Selasa, 26/11/2019
Ad harapan tulang dioperasi... tapi.. Resikonya besar.. termasuk kelumpuhan
K rifa terisak.. "Kenapa sampai seprti ini abaaang.. " lirih suaranya lemah dari hp.
Kupeluk dirinya dlm doa.... 
Rabb ya syifa.....

Rabu,  Pku 27/11/2019 - Siak pukul 23.50
Sosok itu.. Kini terbaring di ICU,  5 hari sdh tulang tdk sadarkan diri.  
Isak tangis kak rifa,  istri dan ibu dr putra putri tulang dg kesedihan yg dalam.  
Ditengah isaknya.. Kak rifa menyampaikan kenangan..betapa tulang sering berkata.. :
"sebagai suami,  abang ridlo adek sbg istri abang masuk surga.."
Tetesan bening ikut mengalir dipipi ini.. Ya allah sholehnya sahabat kami ini... 

Disaat yg lain.. Beliau berkata.. :
"maafkan abang ya dek.."
Ya rabb.. Pribadi yg ihsan ini org yg sangat rendah hati..  
Yang membuat kami tergugu kembali.. 
Tulang memberikan pembelajaran untuk kami bgm beliau bersiap menjmput khusnul khatimah dg meninggalkan wasiat. 
Dalam kertas kuning kecil yg dilipat dan dtempel di belakang hp kecilnya.. Yg entah kapan beliau menuliskannya.. 
Wasiat Tulang
"Bismillahirrahmanirrahiim
Semoga dengan ikhlas Ust Mukhtar mau dan rela ikut mengimami dan mendo'akan jenazah saya, jika saya mendahului beliau".


Begitulah isi wasiat dari tulang.. Ya rabb... 
Hari ini tulang sdh tdk merespon dn sm sekali tubuhnya tdk bergerak.  Tensi yg kmrnny 200 an.. Tiba2 turun drastis 48/34.
Operasi yg harusnya dlakukan,  tdk bs lagi dlaksanakan.  Dokter menyerahkan smua kptsn kmbali kpd keluarga.  Apakah alat ventilator akan dcabut..
Sekujur tubuh tulang sdh dingin kecuali bagian dada krn msh mendapat pasokan oksigen dr ventilator. 
Sktr jam 5 td keluarga memutuskan untuk dlepaskan smua alat ventilator. 
K rifa tergugu pilu.. Ku peluk erat saudariku.. Ya allah aku tahu rasanya kehilangan ituu.. Wajah bapak ibuku almarhum bergantian terbayang. 
Ku ajak k rifa pasrah pd allah dan mendekat pd tulang.. Membisikan kalimat thayibah dan mmbacakan alfatehah.. 

Sore tadi alat urung dlepaskan..SOP rumah sakit mengharuskan keluarga pasien sndiri yg melepaskan ventilator.😭..
 Menunggu kesiapan kak rifa dn abang tulang esok peralatan itu br akan dlepaskan insya allah.. 
Ya allah jika msh ad kesempatan dn keajaiban.. 
Tapi kami beriman dg Qada dan QadharMu.. 
TakdirMu yang terbaik untuk tulang.. 
Berilah kekuatan iman dan ketabahan untuk k rifa,  anak2 dn keluarga jg kami smua yg akan kehilangan org yg berbudi seperti tulang.. 
😭😭😭😭

Siak,  28 Nov 2019

Pagi ini guru2 berkordinasi,  untuk k rmh sakit dipkanbaru.  Mobil sdh dsiapkan..
Tapi... Kabar yg dterima.. 
😭😭😭
innalillahi wa inna ilaihi rojiun
Berita duka disampaikan.
Telah meninggalnya suami Bu Masrifah  Bapak Amril Rambe
Semoga Allah mengampuni dosa beliau dan keluarga yang yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. Aamiin.
..............
😭😭😭😭

Allah... 
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ﴿٢٧﴾ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً﴿٢٨﴾فَادْخُلِي فِي عِبَادِي
Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Rabb-mu dengan hati yang puas lagi di-ridhai-Nya! Kemudian masuklah ke dalam (jamaah) hamba-hamba-Ku, Dan masuklah ke dalam surga-Ku! [Al-Fajr/89:27-30]

Tensi tulang yg smula 48/34 ...
Tadi pagi... Mnjadi "0"..
Alat sedianya akan dilepas bada dzuhur ini..
Allah... TakdirMu.. 
Kau jemput tulang menuju surgaMu.. 

Kami bersaksi,  beliau orang yang sangat baik hati.. Dan sholeh.. 
Karena sakit jantung yg sdh menahun slma ini tulang hny bs sholat drmh ...bbrp wkt lalu karena sdh mempunyai kursi lipat.. Tulang mnyampaikan ingin sholat k masjid dg membawa kursi lipatnya..... 
Tapi keinginan itu blm terlaksana karena beliau tdk sadar... 

Rabb... 
Ampuni tulang.. Berikan tempat terbaik disisiMu
*sungguh kmi belajar banyak dr sosok tulang,  kelembutan,  kasih sayang,  dan semangat.. 

😭😭😭😭








Anisa, icha  4 Des 2019, jam 09.42








Jumat, 25 Oktober 2019

cerpen Hilya : Masuk Surga


Masuk Surga

Qonita adalah  anak tukang becak yang baik dan pintar. Qonita mirip dengan ayahnya. Walaupun anak tukang becak, dia selalu belajar mandiri, mengaji, solat, hadis fikih. Kadang dia minta izin pada pak satpam supaya bisa mendengar guru yang lagi mengajar.
          Pada suatu hari dia mendengar siapa yang pahalanya lebih banyak daripada dosanya dia akan masuk surga. Di surga ada sungai yang airnya bisa diminum, semua buah bisa diambil, buahnya juga manis–manis, disana tidak panas. Qonita memutuskan untuk menunggu pelajaran selesai dan guru sudah keluar dari dalam kelas. Saat pelajaran sudah selesai dan guru sudah keluar dari dalam kelas Qonita mengajukan pertanyaan.
 ‘’Bu, Bagaimana cara untuk bisa masuk ke dalam surga?”, tanya Qonita.
 ‘’Itu gampang, tapi  kalau kamu mau masuk surga kamu harus berusaha dulu!’’, jawab Bu Guru.
‘’ Berusahanya kayak mana ya  buk?”. Tanya Qonita pada bu guru
‘’Kamu harus solat 5 waktu, mengaji, berbakti pada kedua orang tua, berpuasa ramadhan jujur kepada orang lain, berbuat baik kepada orang lain, saling memaafkan dan menjauhi larangannya serta melakukan perintahnya baru kamu bisa masuk surga begitu nak’’.Jawab bu guru
‘’Gitu ya bu?’’
‘’ Iya nak, memang nya kamu belum tahu ya nak atau kamu lupa nak?’’
‘’Saya baru tahu bu, saya hanya anak tukang becak bu’’.
‘’Aduh maaf ya nak ibu malah bikin kamu sedih’’.
‘Tidak apa-apa buk, yang penting ibu sudah memberi saya ilmu yang berguna untuk diri saya,sekali lagi terima kasih ya bu’’?.
‘’Sama – sama, nak nama kamu  siapa?’’.
‘’Nama saya Qonita bu kalau nama ibu siapa’’?.
‘’Nama ibu Ruby nak, rumah kamu dimana ya Qonita?”.
 ‘’ Rumah saya di perumahan graha rambutan blok A no 5 bu’’.
‘’Kalau rumah ibu ada dimana?”.
‘’Rumah ibu di perumahan pemda jl.Dayun nomor 25’’.
‘’Ooo kalo gitu saya pamit dulu ya  bu Ruby, assalamu alaikum’’.
‘’Waalaikum salam qonita’’.

Pesan moralnya adalah, kita harus solat 5 waktu, mengaji, berbakti kepada kedua orang tua, berpuasa ramadhan, jujur pada orang lain,berbuat baik pada orang lain, saling memaafkan, men jauhi larangannya serta melaksanakan perintahnya supaya kita bisa masuk surga.


by hilya